RPS Keamanan Sistem & Kriptografi

Diskripsi Singkat MK

Mata kuliah memberikan pemahaman, analisis dan implementasi tentang keamanan sistem dam kriptografi.

Bahan Kajian (Materi pembelajaran)

  1. Konsep Keamanan Komputer
  2. Kriptografi Klasik
  3. Kriptografi Modern
  4. Steganografi
  5. Kejahatan Cyber
  6. Kemanan Multmedia (Watermarking)
  7. Keamanan pada Sistem Operasi
  8. Keamanan pada Jaringan Komputer
  9. Kemananan pada Web dan Database
  10. Hukum Cyber

PUSTAKA UTAMA

  1. James Graham (2011), dkk, Cyber Security Esential, CRC Press, New York
  2. Frank Y. Shih (2017), Digital Watermarking and Steganography: Fundamentals and Techniques (Second Edition), CRC Press, New York

Pustaka Pendukung

  1. Budi Raharjo(2005), Keamanan Sistem Informasi Berbasis Internet
  2. Sentot Kromodimedjo (2009), Teori dan Aplikasi Kriptografi, SPK IT Consulting,
  3. John Paul Mueller (2016), Security for Web Developers, 0’Reilly Media, Inc., Sebastopol.

Download:

RPS Sistem Basis Data 2022

Capaian Pembelajaran (CP)

CPL-PRODI

  1. S9 Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri; dan
  2. PP1 Memahami konsep perancangan system, desain system, implementasi serta uji fungsional sistem untuk mengakomodasi kebutuhan institusi.
  3. KU1 Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya;
  4. KU2 Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur;
  5. KU5 Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data;
  6. KU7 Mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawabnya;

CPMK

  1. CPMK1 Mampu merancang dan membangun suatu aplikasi basis data
  2. CPMK2 Mampu merancang basis data dan melakukan manipulasi data pada basis data
  3. CPMK3 Mampu memgembangkan sistem informasi yang cerdas yang dapat mempelajari pola data, relasi antar data, normalisasi, mengekstrak informasi dengan tujuan untuk menghasilkan solusi yang dapat diterima secara optimal

Diskripsi Singkat MK

Mata kuliah Sistem Basis Data mengajarkan kepada mahasiswa agar memiliki pemahaman yang kuat mengenai konsep sistem basis data dan memiliki kemampuan membangun sistem basis data sebagai sebuah solusi dalam permasalahan sehari-hari. Pembahasan kuliah ini meliputi: pengenalan konsep dasar basis data, konsep basis data relasional, perbedaan antara sistem basis data dan sistem file, perkembangan arsitektur basis data, normalisasi, pembuatan data base, dan pengolahan data dalam database.

Bahan Kajian

  1. Pengenalan Basis Data
  2. Perbedaan Sistem File dan DBMS
  3. Model Basis Data Relasional
  4. Perancangan Basis Data Relasional
  5. Normalisasi Basis Data
  6. Mengenal SQL
  7. SQL tingkat Menengah
  8. SQL tingkat Lanjut
  9. XML

Pustaka Utama

  1. Abraham Silberschatz. 2011. Database Systems Concepts. Sixth Edition. McGrawHill Companies, Inc.
  2. Ramez Elmasri and Shamkant B. Navathe. 2011. Fundamentals of database systems 6th edition, Addison-Wesley. Boston

Pendukung

Abdul Kadir, 2003, Konsep dan Tuntunan Praktis Basis Data, Andi, Yogyakarta.
Tim Teaching Muhammad Fairuzabadi, M.Kom

Download RPS

Tutorial MySQL 01: Membuat Database

Pernyataan CREATE DATABASE

Pernyataan CREATE DATABASE digunakan untuk membuat database baru.

Sintaksis

CREATE DATABASE nama_database;

Contoh

Tip: Pastikan Anda memiliki hak istimewa admin sebelum membuat database apa pun. Setelah database dibuat, Anda dapat memeriksanya di daftar database dengan perintah SQL berikut: SHOW DATABASES;

CREATE DATABASE perpustakaan;
Lanjutkan membaca

Teknik Rapat

Selama proses pengembangan sistem dilakukan, sering kali rapat-rapat diadakan baik oleh team pengembangan sistem sendiri atau rapat antara team pengembangan sistem dengan pemakai sistem dan manajer. Rapat (meeting) dimaksudkan untuk mencapai tujuan tertentu sebagai hasil diskusi yang di pimpin oleh pemimpin rapat.

Tujuan

Tujuan-tujuan dari rapat dalam pengembangan sistem diantaranya adalah untuk:

  • Mendefinisikan permasalahan
  • Mengumpulkan ide-ide
  • Memecahkan permasalahan-permasalahan
  • Menyelesaikan konflik-konflik yang terjadi
  • Menganalisis kemajuan proyek
  • Mengumpulkan data atau fakta
  • Perundingan-perundingaan

Kemampuan analisis sistem untuk memimpin atau berpartisipasi di dalam suatu rapat merupakan hal yang penting terhadap kesuksesan proyek pengembangan sistem. Analisis sistem merupakan orang yang banyak terlibat langsung dalam rapat-rapat ini, baik sebagai anggota rapat maupun sebagai pimpinan rapat, sehingga harus mempunyai pengetahuan yang cukup tentang teknik-teknik rapat.

Lanjutkan membaca

Teknik Presentasi

Kemampuan komunikasi merupkan salah satu kompetensi yang harus dimiliki seorang Analis Sistem Informasi, selain pengetahuan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang up to date. Presentasi merupakan metode komunikasi efektif yang sering digunkan dalam menyampaikan informasi. Melaui presentasi, Analis dapat menyampakaian analisis, desain  dan implementasi pengembangan sistem kepada stakeholder secara langsung dan interktif. Teknik dan desain  presentasi perlu dipahami oleh analis sistem agar dapat menyampaikan informasi pengembangan sistem informasi secara jelas dan efektif.

Dunia Komunikasi

Jika dua individu dengan kemampuan yang sederajat bersaing untuk suatu posisi senior tertentu dalam sebuah perusahaan, biasanya individu yang memiliki ketermpilan berkomunikasi yang lebih baik lah yang akan meraih posisi tersebut. Informasi serta kemampuan untuk menyampaikanya merupakan kekuatan.

Tetapi komunikasi tidak hanya berbentuk pidato saja. Komunikasi dapat berlangsung dalam banyak bentuk-dengar, pandang, raba-melalui suara , kesan, dan impuls fisik. Ini meliputi berbicara , mendegar, melihat, menyentuh, merasakan, mencium, bertindak, dan masih banyak lagi.

Komunikasi juga dapat mencakup penyampaian pesan melalui foto, poster, buku, surat kabar, majalah, televisi, radio, kaset rekaman, kaset video, komputer, mesin faksimili, dan bentuk telekomunikasi elektronik lainya.
Apapun yang Anda lakukan dan semua yang ada di sekitar Anda mengkomunikasikan pesan-pesan. Ada banyak sekali cara untuk mengatur gagasan-gagasan Anda dan mengkomunikasikanya dengan orang lain.

Saat ini, kita mengalami suatu ledakan informasi dan komunikasi. Beberapa tahun yang lalu kita masih dapat memberi perhatian penuh pada semua berita atau gagasan penting apa pun yang kita dengar atau lihat setiap hari. Dulu hanya ada beberapa stasiun televisi saja yang dapat dipilih , demikian pula halnya dengan media cetak bulanan, majalah populer serta buku-buku terbitan baru dalam setiap minggunya.
Sekarang, pilihan kita terbatas.

Semakin banyak buku dan majalah yang dapat di baca, film dan program televisi yang dapat di tonton serta seminar-seminar dan perkuliahan yang dapat diikuti dibandingkan denagan yang dapat kita nikmati beberapa waktu yang lalu.

Lihat saja di toko-toko buku , perpustakaan , tempat penjualan kaset video, atau sejumlah mata kuliah yang di tawarkan di perguruan tinggi. Kita betul-betul kebanjiran “kesempatan berkomunikasi “, sehingga kita tidak sanggup lagi untuk menyerap seluruh pesan yang disampaikan.

Terdapat begitu banyak komunikasi yang berlangsung di dunia kita, sehingga sangat sulit bagi kita untuk memutuskan apa yang sebaiknya kita perhatikan. Kita harus menentukan pilihan-pilihan tersebut dengan cepat untuk tetap dapat mengimbangi arus data yang di beberkan kepada kita. Untuk mengatasinya, kita cenderung memberikan perhatian terutama pada gagasan-gagasan yang “menarik” karena gagasan-gagasan tersebut memang di sampaikan secara kreatif untuk menarik minat kita.

Karena terjadinya ledakan informasi ini, kita harus belajar bersaing denagan semua pesan-pesan yang ada. Dan kita harus dapat berkomunikasi secepat dan seefektif mungkin.

Tantangan jaman sekarang ini adalah bagaimana merebut perhatian orang lain, mengalihkan konsentrasi mereka dari orang lain dan memfokuskannya pada kita serta pada gagasan-gagasan kita.

Lanjutkan membaca

SQL: Tipe Data

Secara umum tipe data pada MySQL dibagi menjadi 4 yaitu:

  1. Numeric Values yaitu angka atau bilangan seperti 10; 123; 100.50; -10; 1.2E+17; 2.7e-11; dan sebagainya. Tipe data ini dibagi menjadi dua yaitu Bilangan Bulat (Integer) dan Bilangan Pecahan (Floating-point). Bilangan bulat adalah bilangan tanpa tanda desimal sedangkan bilangan pecahan adalah bilangan dengan tanda desimal. Kedua jenis bilangan ini dapat bernilai positif (+) dan juga negatif (-). Jika bilangan tersebut menggunakan tanda positif (+) atau (-), maka disebut SIGNED. Sebaliknya bila tanpa tanda apapun disebut UNSIGNED. Karena tanda positif (+) dapat diabaikan penulisannya maka pada bilangan yang bernilai positif disebut UNSIGNED.
  2. String/Character Values adalah semua karakter (atau teks) yang penulisannya selalu diapit oleh tanda kutip baik kutip tunggal (‘) maupun kutip ganda (“). Hal ini tidak hanya berlaku pada huruf alfabet saja tetapi angka yang ditulis dengan tanda kutip pun akan menjadi karakter atau string.
  3. Date and Time Values yaitu tanggal dan waktu. Untuk jenis data tanggal dan waktu format standar (default) penulisan tanggalnya adalah “tahun-bulan-tanggal”, Misalnya untuk 22 Januari 2001 dituliskan “2002-01-22”. Untuk penulisan waktu, formatnya adalah “jam-menit-detik”. Contoh, “13:55:07”. Data tanggal dan waktu bisa digabung penulisannya menjadi “2002-01-22 13:55:07”.
  4. NULL. NULL sebenarnya bukan data, tapi dia mewakili sesuatu yang “tidak pasti”, “tidak diketahui” atau “belum ada nilainya”. Sebagai contoh dalam kehidupan sehari-hari Anda melakukan suatu survei berapa jumlah pengguna sistem operasi LINUX dan Windows di Indonesia. Selama survei belum tuntas maka data pastinya belum dapat diketahui. Oleh sebab itu, data tersebut bisa diwakili dengan NULL, alias belum diketahui.
Lanjutkan membaca

SQL: Pernyataan CREATE TABLE

Fungsi Pernyataan CREATE TABEL

Pernyataan CREATE TABLE digunakan untuk mebuat tabel baru dalam sebuah basis data. Basis data harus dalam keadaan aktif. Jika belum aktif anda dapat menggunakan pernyataan USE untuk mengaktifkannya. Sebagai contoh akan diaktifkan basis data dengan nama ‘perpustakaan’, maka perintahnya sebagai berikut:

USE perpustakaan

Syntax

CREATE TABLE nama_tabel (
    kolom1 tipedata,
    kolom2 tipedata,
    kolom3 tipedata,
   ....
);

  • kolom adalah parameter yang menunjukkan nama-nama kolom dalam sebuah tabel
  • tipedata adalah parameter yang menunjukkan tipe data dari kolom tersebut yang dapat berupa (CHAR, VARCHAR, DATE, ENUM, INT, FLOAT dan lain-lain)
Lanjutkan membaca

SQL: Pernyataan CREATE DATABASE

Fungsi

Pernyataan CREATE DATABASE digunakan untuk membuat basis data yang baru.

Sintaks

CREATE DATABASE nama_database;


Contoh pernyataan CREATE DATABASE

Berikut ini adalah contoh membuat bais data dengan nama ‘perpustakaan’:

Example

CREATE DATABASE perpustakaan;

Tips: Pastikan admin memiliki izin akses sebelum membuat sebuah basis data. Basis data yang telah dibuat dapat dilihat dengan pernyataan sebagai berikut

SHOW DATABASES;

Teknik Kuisioner

Metode pengumpulan data adalah cara-cara yang dapat digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan data. Cara merujuk pada sesuatu yang abstrak, tetapi dapat diwujudkan dalam benda yang kasat mata, tetapi hanya dapat dipertontonkan penggunaannya.

Pengertian Kuisioner

Ada beberapa pengertian kuesioner yang diungkapkan oleh para ahli
Menurut Nazir, kuesioner atau daftar pertanyaan adalah sebuat set pertanyaan yang secara logis berhubungan dengan masalah penelitian, dan tiap pertanyaan merupakan jawaban-jawaban yang mempunyai makna dalam menguji hipotesis. Daftar pertanyaan tersebut dibuat cukup terperinci dan lengkap.

Menurut Suharsimi Arikunto, Kuesioner/angket adalah daftar pertanyaan yang diberikan kepada orang lain yang bersedia memberikan respon sesuai dengan permintaan pengguna.

Dengan demikian kuisioner adalah daftar pertanyaan yang disiapkan oleh peneliti dimana tiap pertanyaannya berkaitan dengan masalah penelitian. Angket tersebut pada akhirnya diberikan kepada responden untuk dimintakan jawaban.

Lanjutkan membaca

Teknik Observasi

Pengertian Teknik Observasi

Observasi adalah pengamatan langsung suatu kegiatan yang sedang dilakukan.
Melalui observasi penganalisis dapat memperoleh pandangan-pandangan mengenai apa yang sebenarnya dilakukan, melihat langsung keterkaitan diantara para pembuat keputusan di dalam organisasi, memahami pengaruh latar belakang fisik terhadap para pembuat keputusan, menafsirkan pesan-pesan yang dikirim oleh pembuat
keputusan lewat tata letak kantor, serta memahami pengaruh para pembuat keputusan terhadap pembuat keputusan lainnya.

Unsur-unsur Teknik Observasi

Untuk mengamati perilaku para pembuat keputusan, penganalisis sistem juga harus mengamati lingkungan di sekitar mereka. Beberapa unsur konkret di lingkungan pembuat keputusan bisa diamati dan diterjemahkan.
Unsur-unsur ini meliputi :

  1. Lokasi kantor
  2. Penempatan meja pembuat keputusan
  3. Alat tulis kantor Analisis Sistem
  4. Properti seperti komputer dan kalkulator
  5. Jurnal dagang dan koran
  6. Pencahayaan dan warna
  7. Cara berpakaian oleh pembuat keputusan
Lanjutkan membaca